Selasa, 01 Oktober 2013

Aku dan Kamu..

Aku disini sepi.. seorang diri..
Aku ingin berteriak,, tetapi tembok ini terlalu sempit untukku..
Aku ingin lenyapkan kesepian ini,, tetapi kegelapan itu terlalu pekat..
Setitikpun cahaya tak ada..
Aku ingin berlari mencari keramaian,, tetapi kaki ini terlalu lemah..

Aku ingin semua berkumpul,, tetapi mereka terlalu sibuk..
Lalu.....
Kenapa tak kuterjun saja dari gedung itu,, biar ramailah sekelilingku..
Semuanya terlalu pekat...
Terlalu suram..
Hingga pada akhirnya,, kau datang dengan sejuta canda yang meramaikan telingaku..
dengan sejuta tawa yang meramaikan sekelilingku..
Hingga tembok itu runtuh..
Pekat itu mencair..
Dan kaki ini menjadi kuat...
Aku tau kau tersenyum melihat semua ini..
Kau datang dengan segala keindahannmu..
Meski untuk pertama dan hanya sesaat,, kau mengubah segalanya..
Kini,, aku disini berjanji akan kembali kepadamu..
Kepada keindahannmu yang mempesona...
Semeru...

(8-11 Mei 2013)

Best Regards -IB-

Soe Hok Gie..



Soe Hok Gie was born  on 17th December 1942. He was a Chinese Indonesian Activist. The son of Soe Lie Pit (a novelist) and Nio Hoe An. Soe Hok Gie was the fourth of five brother family from Soe Lie Pit. Soe Hok Gie was a younger brother of Soe Hok Djie (Arief Budiman), a sociologist and lecturer at Satya Wacana Christian University. Gie often went to a public library at a reading park in Jakarta. Since was at elementary school, Soe Hok Gie had read a serious literature, such as a Pramoedya Ananta Toer opus. After graduated from elementary school, Gie and Djie choosed a different school. Djie went to Kanisius school, while Gie went to Strada Junior High School in Gambir Area. When he was at Junior High School, he got a copy of Pramoedya’s short story collection : “Cerita dari Blora”. When he was at second grade at this school, Gie’s achievement was bad. He must study over again at this school, but he refused. Finally, Gie choosed to move to the Protestant Christian School.
After graduated from Junior High School, Gie continued his school at Kanisius Senior High School, literature majors. At the Senior High School, Gie literature ability started to increase. These was a beginning of his journey of criticism. After spending his final years at Senior High School, Gie went to University of Indonesia and continued his majors of literature. At the college, Gie became an active  dissident. Many people believe that Gie have a big effect  on the Soekarno decline as a president and he become the first people that have a big courage to criticize the “Orde Baru”. Upon finishing university, Gie become a lecturer at his almamater.
Gie was a “Mapala UI” founder. One of his important activity at “Mapala UI” was hiking. When he became a leader in Slamet mountaineering, he excerpt Walt Whitman quote in his diary, : “Now I see the secret of the making of the best person. It is to grow in the open air and to eat and sleep with the earth”. With Mapala UI, Gie have a plan to go to Mt. Semeru. Many people asked to Gie, why must mountaineering, and Gie just said : “We explain what our goal exactly. We say that we are human beings who do not believe in the slogan. Patriotism is impossible to grow out of hypocrisy and slogans. A person can only love something healthy if he knew the object. And love the Indonesia can be grown by know Indonesia with it’s people from near. A healthy mental growth of youth should also mean a healthy physical growth. That's why we go up the mountain.”
8th December 1969, before Gie went, he write his notes: “ I don’t know what will happen with my self. After I heard Kian Fong death from Arief at the last Sunday, I have a feeling to always remember to the death too. I want to have a conversation before going to the Semeru with Maria, Rina and I want to make an intimate event with Sunarti, I think this is a Kian Fong death effect that really strange and too fast. “
Gie died at Mt. Semeru on the day before his 27th birthday because inhaling poisonous gas on the top of Semeru. He died with his best partner Idhan Dhanvantari Lubis. And his notes during went to Semeru was lose with his death at the top of Semeru. 24th December 1969, Gie was buried in the Menteng Pulo cemetery, but two days after that moved to Kober cemetery, Tanah Abang. At 1975, Kober cemetery was demolished by Ali Sadikin but the family refused and his friends had remembered that when he died his body was burned and his ashes should be spread on the mountain. And finally Gie bones cremated and the ashes scattered on the summit of Mount Pangrango.


NB : Maaf jika bahasanya sedikit rancu, karena ini merupakan sebuah tugas. Terimakasih

Best Regards -IB-

Selasa, 30 Juli 2013

Before and After

Every second is a new second..
Every minute is a new minute..
Every hour is a new hour..
Every day is a new day..
Every time is a new time..
Every life is a new life..
Every breathe is a new breathe..
Every step is a new step..
So,, why you always think about what happened before??
Past is never change..
Think about what will happen after..
Future will change if we think about it..
We walk to the front,, not to the back..
And our live is about future.. Not past....

Best Regards -IB-

Senin, 29 Juli 2013

Ini Menurutku,, Menurut Kalian? (Penyesalan vs Menerima Kenyataan)

Disini aku cuma mau ngshare apa yang menjadi salah satu pedoman hidupku..

Hm,, kalian pernah gak mengalami suatu kejadian yang buat penyesalan?? Mungkin misalnya kehilangan sesuatu barang penting di jalan, ngerusakin suatu barang, mendapat nilai jelek dan harus remidial, ban sepeda bocor, punya pacar yang ternyata baru kita tau gimana sisi negatifnya, atau hal-hal lain yang selalu menimbulkan penyesalan.. Aku yakin kalian pasti pernah ngalamin hal-hal seperti itu...
Ada ga yang pernah ngalamin kejadian misalnya :
  1. Pas kehilangan barang dijalan, misalnya dompet, hp, atau pun yang lainnya, mungkin karena terjatuh entah dimana, diambil orang dan kita tidak menyadari, atau dirampok, trus kalian mengalami yang namanya PENYESALAN.. Kemudian kalian pulang kerumah dan berfikir "coba tadi ga dibawa, pasti ga akan hilang" atau "Coba tadi ga di simpan di kantong, pasti ga akan hilang" atau "coba..." - "coba...." yang lainnya lagi.. 
  2. Pas kalian ngerusakin suatu barang, mungkin karena terjatuh, salah dioperasikan, terbentur, atau hal-hal lain yang memungkinkan untuk merusakan suatu barang, trus kalian berkata "Coba tadi ga dipake" atau "Coba tadi ga diginiin, pasti ga rusak" atau "coba tadi lebih hati-hati, pasti ga begini jadinya"..
  3. Pas dapet nilai jelek dan harus remidial (ini biasanya buat para pelajar yang malas seperti saya.. XD) trus kalian berfikir "ah, coba kemarin belajarnya rajin" atau "Coba kemarin perhatiin gurunya, pasti bisa" atau yang lebih parah lagi buat pelajar "coba tadi nyontek, pasti ga akan merah nilainya" --"
  4. Pas ban sepeda, motor, atau mobil bocor, dan kalian menyesali kejadian yang seharusnya ga perlu disesali.. Toh itu namanya musibah.. (menurut aku sihh yaa.. :D)
  5. Pas punya pacar yang ternyata kalian baru tau kalo dia itu pembohong lah, selingkuh lah, suka kentut sembarangan lah, kadang gatau malu lahh, dan ini itu yang lainnya yang kadang buat kita ilfil atau keki.. Trus kalian ngomel-ngomel dan bilang "Ah, coba aku ga pacaran sama dia" stau buat yang cewek "coba kemarin ga aku terima aja tuh orang.
  6. Dan hal-hal lain yang ujung-ujungnya selalu ada kata "coba tadi....."
Jujur aja, aku pernah bahkan sering mengalami hal di atas. Buatku, kejadian yang menimbulkan penyesalan dan terjadi dalam hidup kita itu adalah sebuah tantangan hidup. Sebuah pembelajaran hidup yang harusnya bisa buat kita lebih dewasa, berfikiran lebih matang, dan lebih hati-hati lagi untuk kedepannya. Memang pasti kita akan mengalami yang namanya kejadian yang membuat kita terpukul atau menjadi terlibat dalam sebuah masalah, tapi buatku itu adalah sebuah dan salah satu resiko dalam hidup. Kalo kalian ga siap menghadapinya, ya udah ga usah hidup (sadisnyeee....).
Emang kalo kamu selalu mengatakan kata-kata penyesalan yang buat aku ga ada mutunya itu, kejadiannya bisa diulang atau bahasa kerennya bisa di replay kayak pemutar audio gituu biar bisa diantisipasi?? Di sebuah kitab, ada yang berbunyi, "apa yang harusnya terjadi, terjadilah menurut kehendakMu". Buat aku kata-kata itu adalah kata-kata bagus yang menyatakan kalo kita sudah siap hidup di dunia dan siap menghadapi resiko hidup. Mungkin tidak semua orang bahkan mungkin tidak ada yang setuju dengan pendapatku. Tapi inilah kenyataan. Yang sudah terjadi biarkanlah terjadi. Kita cuma bisa mengantisipasi untuk kejadian yang akan datang. Yang perlu kita pikirkan itu cuma yang akan datang, bukan yang sudah berlalu. Mungkin kita harus belajar sama yang namanya menerima kenyataan. Karena faktanya banyak orang yang stress, gila, atau meninggal bunuh diri karena tidak bisa menerima kenyataan. Dan menurut aku banyak juga orang yang selalu berkutat dengan kata-kata "coba tadi...." "seandainya ajaaa.......".
Aku tidak mengatakan kalo kita harus menjadi orang yang ceroboh, tidak bertanggung jawab, atau terlalu berpasrah loh. Tapi aku cuma ingin menyampaikan, kalau kita harus lebih bisa belajar dari kejadian yang udah terjadi dan ga perlu menyalahkan apapun dan siapapun, dan pastinya tidak perlu terlalu terlarut dengan yang namanya penyesalan. Apa yang sudah kita lakukan, itu sudah ada jalurnya. Toh kita ga akan pernah tau kejadian yang akan terjadi 5 menit, bahkan 5 detik yang akan datang pun. Bisa aja kita yang sekarang lagi duduk di depan komputer, laptop, atau hp untuk membaca artikel ini, tiba-tiba 5 detik kemudian berdiri, terpeleset, jatuh dan tanpa terduga langsung meninggal. Bukan mau nyumpahin loh.. Tapi itu salah satu dari miliaran kemungkinan yang mungkin saja terjadi.. So, belajarlah untuk menerima kenyataan dan jadikan itu pelajaran untuk hidup kita yang akan datang.
"JIKA SETIAP DETIK KITA LEWATI DENGAN SENYUMAN, APAPUN AKAN MENJADI KEMENANGAN"..

Best Regrads.. -IB-

Jumat, 26 Juli 2013

Kalo begini namanya apa??

Kalian semua pada tau kan jaman sekarang banyak banget cara-cara untuk masuk ke perguruan tinggi negri.. Mulai dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negri) yang mulai tahun ini hanya melihat dari nilai raport SMA mulai dari semester1 sampai semester 5.. kalo SNMPTN tahun ini yaa sama aja dengan Jalur Undangan tahun lalu lah... So banyak diburu olah para pelajar yang berebutan mau masuk PTN (Perguruan Tinggi Negri), karena kalo kalian diterima pada jalur ini, pastinya ga usah pusing-pusing lagi buat belajar untuk mengikuti tes masuk PTN.. Dan kalo masalah biaya, dipastikan jauh lebih murah dibandingkan PTS (Perguruan Tinggi Swasta)..
Nah yang kedua, ada yang namanya SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri).. Nah kalo yang ini, sama aja dengan menerima subsidi dari pemerintah, tapi tesnya dipastikan SUSAH banget!! Apalagi dengan adanya Passing Grade yang harus dicapai untuk masing-masing jurusan dan PTN yang kita mau.. Bagi aku, untuk mencapai PG 60% itu ajaa susahh bangettt... soalnya PG yang bisa aku capai selama beberapa kali ikut Try Out paling tinggi cuma 42% (pasti kalian pada mikir, bego amat sih ni orang.. Itukan setara dengan nilai 4,2 di ujian-ujian sekolah --") tp yaa begitulah adanya... Susah kalo mau dijelasin. Pasti panjang banget... Apalagi dengan sistem penilaian yang menurutku ngga banget.. Benar = 4, salah = -1, kosong =  0..
Kalo yang ketiga ada yang namanay Jalur Mandiri. Ini cara yang paling dihindari oleh para calon mahasiswa. Karena dengan jalur ini kalian akan bayar jauh lebih mahal. Ibaratnya kalo mau masuk dengan jalur ini, ya harus sekuat-kuatan uang.. Siapa yang paling gede ya dia yang akan masuk..

Nah, ketiga jalur diatas itu pengumumannya selalu melalui internet.. Maklumlah, kata orang, jaman udah canggih, gada internet lo pada ga GAHOLLL katanya.. Apalagi kalo gak ada account Twitter ato Facebok yang sekarang lagi tren-trennya, sampe Wikipedia klah tenar.. --" Berhubung aku tinggal di daerah Bengkulu yang beberapa daerah plosoknya masih belum punya akses internet yang lancar kayak jalan tol di Jakarta, jadi yaa pastinya ada beberapa temenku yang kesulitan mengakses internet. Untungnya, dirumahku difasilitasi internet 24jam.. jadi bisa mengakses internet kalo gada hujan atao badai.. maklum, internetnya kurang canggih (gtau apa hubungannya :D).. Nah begitu pelajar SMA yang baru menerima hasil kelulusan sedang merasa dag dig dug  duar dengan hasil SNMPTN yang akan diterima beberapa hari setelah itu, aku sebagai pelajar yang normal juga merasakan hal yang sama dong, yaitu dag.dig.dug ga pake duarr.. Tapi bukan karena takut ga diterima, malah takut diterima (gilee, sombong amat ni orang)..  Nah pas hari H, tibalah saat pengumuman akan keluar, tepat pukul 17.00. Aku langsung mantengin komputer di rumah melihat hasil pengumuman. dan setelah memasukkan no peserta, pasword, dan ngeklik tombol di bawahnya,, Jrengggggg... ada tulisan beserta kolom hijau yang muncul di layar monitorku... Tulisannya, "SELAMAT, ANDA DINYATAKAN LULUS SNMPTN 2013".. Yahhhh... aku lulus... --"..
Nah, ngga lama kemudan HPku bergetar,, ada sms... pas dibuka muncul nama temenku yang tinggal di daerah sedikit plosok.. isinya,, "Sanak, tolong bukakan pengumuman ambo yo. Internet di rumah kacau. Iko nomor peserta kek pasword ambo ****************". Yang artinya mnta tolong liatin pegumuman dia. Karena aku berbaik hati, ku okekan saja permintaannya.. Sanak itu artinya sodara dalam bahasa bengkulu. Setelah kubuka pengumuman dengan nomor pesrta dan paswordnya, ternyata temanku itu tidak lulus SNMPTN.. Dengan tanpa dosa, langsung saja ku sms dia..

Aku     : Woi sanak, kau dak lulus..
Teman : Serius kau sanak??
Aku     : Serius. Maso ambo bohong..
Teman : Ais tuhla kau ko sanak. Maso ambo dak lulus..
Aku     : Lah kok jadi salahin ambo?
Teman : Tuhla, gara-gara kau yang buka pengumumanny jadi dak luluskan 
      ambo..
Aku     : Ih, kan ambo cuma nolong...
Teman : Kau sih bukanyo dak pake doa dulu biar ambo lulus.

Busettt.. Udah nolongin orang, disalahin lagi.. Waduh ga sopan nih orang.. Tapi gak papa lah. mungkin dia lagi stres atau mumet... Dan setelah itu dia baru ngomong kalo cuma bercanda.. Tapi kan lumayan buat tekanan batin juga dibilang buat anak orang ga lulus coyyy..... --"

Nah, setelah banyak yang gagal di SNMPTN, akhirnya banyak yang memutuskan untuk bertempur di SBMPTN. Meskipun banyak yag sudah menyerah, tapi demi masa depan mereka, merekapun memutuskan untuk tetap bertempur meski harus kalah.. Sebagai teman yang baik, aku hanya bisa bilang, "Semangat yaa SBMPTNnya.. semoga lulus dan harus lulus"... Siapa tau kan bisa nambahin semangat meski hanya 0.00000001%..
Setelah beberapa minggu setelah ujian SBMPTN, tibalah saatnya pengumuman.. Sebagai orang 'keppo', boleh dong cari tau temen-temenku siapa aja yang lulus.. Pas baru aja mau buka HP, tiba-tiba ada yang SMS,, "Gitaa, aku boleh mnta tolong ga? Internet di rumah lagi eror. Tolong bukain pengumuman SBMPTNku dong.. Plissssssss... Kamu kan baik hatiiii". Sebagai manusia normal, aku gamau dong predikat baik hati hilang begitu saja karena gamau tolong bukain pengumuman temen sendiri. Akhirnya dengan segala semangat aku pun menjawab "OKE".. Setelah diberikan nomor peserta, tanggal lahir, dan passwordnya, akupun membuka pengumumannya. Dan ternyata temenku itu TIDAK LULUS.. Semangatku pun hilangggg.. Dengan berat hati dan sedikit trauma dengan kejadian sebelumnya, akupun langsung mengirimkan SMS ke dia..

Aku : Sorry kamu ga lulus
Dia  : Ah masa? Bercanda ah kamu
Aku : Ihh, beneran. ga pake bo'ong
Dia  : Udah jujur aja, aku ketrima di jurusan apaa??
          (Buset, nyolot amat ni orang --")
Aku : Jurusan apa? lulus aja kagak --"
Dia  : Jadi kamu beneran, ga bo'ong?
Aku : Ya bener lahhhhh...
Dia  : Yah.. Coba tadi aku minta orang lain bukain. Siapa tau kalo 
    orang lain yang buka aku bisa lulus
Aku : Yah, salah sendiri
Dia  : Ya udah de. makasih yaa..
Aku : sama-sama..

Tuh kan bener.. dituduh buat anak orang ga lulus lagi.. Gila ini manusia-manusia.. Ga terima keadaan banget sihh.. --".. malah jadi nyalahin orang yang unyu-unyu berbaik hati mau nolongin... Parah... Tapi buat aku, itu cuma kebetulan... Maklum, orang-orang lagi stres dan galau memang begitu.. ga cuma karena putus cinta ato brantem sama si do'i ajaa.. (apaan sihhh)

Nah setelah sebulan lebih setelah kejadian yang hampir terlupakan itu, tiba-tiba ada sahabatku sms.. Cuma ngasih tau, kalo hari itu adalah pengumuman Jalur mandiri di Universitas Bengkulu. Tanpa respon yang biasanya keppo, aku pun hanya mengiyakan.. Eh, panjang umur, ga lama setelah itu HPku bergetar.. Kali ini bukan SMS,, tapi telepon dari salah seorang teman sebangku ku di SMA! Wah penting nih. batinku..
     "Hallo"
     "Hallo, Git, saya boleh minta tolong ga?"
     "Minta tolong apa? Boleh kokk.."
     "Tolong bukain website UNIB dong. mau liat pengumumannya. Soalnya internet disini gamau
       jalan"
Jrenggggg.. Mita tolong ini lagiii.. Tapi inget, kemaren kan cuma kebetulan. Kali ini temen aku yang ini pasti lulus, batiku. Lagipula kan aku lagi di depan laptop dan memang lagi interetan. Gak papalah... (maklum, oarng baik hati susah bo'ong)
     "Oke, websitenya apa? SMSin aja sama nomor peserta dan lain-lainnya yaa"
     "Oke, makasih ya Git"
     "Sama-sama"
 Setelah SMSnya masuk, akupun langsung mengetikkan alamat Web yang dituju. Memasukkan Nomor peserta dan pasword. Lalu Login. Dag Dig Dugggg.. Kok malah aku yang dag dig dug sih. kan cuma nolongin orang... --"... Setelah terbuka, disana tertera tulisan "LIHAT HASIL SELEKSI". Reflek, langsung ku klik tombol itu,,,, dannnnn.... Taraaaaaaa... Tulisannya "Maaf, anda BELUM DITERIMA di Unib"... Tiba-tiba HP ku berdering, orang yang beberapa menit lalu nelpon aku, menelepon.. Dengan sedikit perasaan tidak enak, akupun mengangkatnya..
     "Gimana Git hasilnya?"
     "Yah,, disini tulisannya kamu belum diterima"
     "Maksudnya belum diterima loginnya?"
     "Eh, bukan, udah kebuka kok.. emm.. tapii. yaa ituuu.. Belum ketrima.."
     "Belum ketrima yaa.. hmmmmmm... Yasudahlah, gak apa-apa. Makasih yaa."
     "Oh iya, sama-sama"
Fuihhhhhhh... Untungnya ga dituduh lagi.. tapii, kok aku berasa aneh yaa. Iba juga mendengar kalimat terakhirnya yang terdengar sedikit putus asa itu.. ah, tapi yang penting ga disalahin lagi..
Setelah itu, akupun membatin.. Apa mungkin memang aku ga boleh liatin pengumuman orang? masa udah tiga kali dengan orang yang berbeda, hasilnya ga lulus melulu.. Sedih amat sih... Tapi ya mungkin itu kebetulan lagi untuk yang ketiga kalinya.. --"

Nah, buat temen-temen yang sampe saat ini belum diterima di PTN, jangan putus asa yaa.. Tetep semangat. Kata orang kalo udah gagal diawal, pasti didepan bakalan sukses kalo kita ga nyerah.. :D meskipun kalimat terakhir ini ga ada hubungannya sama cerita di atas, tetep optimis yaa buat temen-temen semua :) .. (rada ga nyambung sih)..

Kamis, 25 Juli 2013

Just Miss..

I miss the place when I can be my self...
I miss the place when I can stay on the cloud..
I miss the place when my eyes always see a wonderful things..
I miss the place when my foot can walk so far then usually...
I miss the place when my ears can hear a nature voice..
I miss the place when my mouth always say a pray..
I miss the place when I can bee  free one..

Ranukumbolo-Semeru...

Rabu, 24 Juli 2013

Alone..

I want to say something.. but,, I don't know who I can talking with...
I want to tell something.. but how?? I don't know...
I want someone hear me.. but,, I don't know what I must to tell...
I can't say what I want to say...
I can't tell what I want to tell...
I don't know what.. But I want..
I don't know why.. But I know..
I don't know how.. But I understand..
Everything spinning on my mind...
But I don't know.. I don't understand...
Until....
Finally..
I just say...
I'm still alone here....